3/09/2008

DejaVu Ataukah...

Sedikit ceriTa deJavu

"dengarkan suara itu vu..dengar..dengarkan baik-baik,,,bukankah itu terdengar sangat menyenangkan bukan? seperti aliran air yang mengalir di sebuah lembah yang terlindungi,, coba rasakan hawanya dan cium aromanya sangat menentramkan hati kan vu ?"

Sudah sangat lama sekali gw ngga denger suara yang se indah itu,, suara itu mengingtkan ku pada .. ah sudahlah.. suara itu terus saja berlantun selama sekitar 2 menit pada sebuah box yang berukuran 14 inch,, suara itu terus bergema membuat otakku berkelana ke sebuah padang sabana yang sangat luas,, sangat luas benar..benar luas dan teduh oleh awan-awan putih yang bergerak perlahan seakan melindungi makhluk di bawahnya dari teriknya sinar matahari. padang sabnna yang ditumbuhi bunga-bunga yang indah dan sekumpulan kupu-kupu cantik berterbangan diantaranya..di situ diriwayatkan seorang bidadari sering turun untuk sekedar mampir bermain dan menari,,bukan tempat iblis membuang anaknya.

"sabar vu sabarlah tunggu sebentar, pasti dia akan datang..."

dia tampak tidak sabar dan akan segera meninggalkan tempat itu..

"sabar vu sabarlah tunggu sebentar, pasti dia akan datang..."

matahari semakin naik,dia tampak semakin gelisah dan semakin tak sabar,,"Sudahlah cukup kau saja, aku akan pergi" katanya dan vu pun meninggalkan ku dibawah sebuah pohon besar.. dan ku terus menunggu sampai taksadar dan terlelap, sampai suatu saat sang bidadari datang untuk bermain,dan membangunkan ku dengan sebuah kecupan....

0 comments: